Latest Post

BUNGA UNTUK SI KAFIR

Written By HZH on Saturday, April 29, 2017 | 9:38 PM



Sekitar Jam 12.00 WIB pada Hari Pencoblosan Putaran Ke-2 PILKDADA DKI, Hasil Exit Poll* sudah mulai menyebar yang memenangkan pasangan OK-OCE. Bagi yang mungkin belum tahu Exit Poll adalah : “polling terhadap hasil sebuah pemilihan yang dilakukan dengan cara menanyai pemilih setelah mereka keluar dari TPS. Berbeda dengan quick count yang menjadikan suara TPS sebagai sampel, exit poll menjadikan pemilih yang baru keluar TPS sebagai respondennya. (Sumber : merdeka.com)”  Jadi sebelum suara di hitung mulai Jam 13.00 Hasil Pilkada sebenarnya sudah diketahui. Tetapi di Indonesia ada larangan untuk mengumumkan sebelum jam 1 siang, supaya tidak menjadi “Pengarahan” ke salah satu calon, karena kita manusia ada kecendrungan suka berada di pihak yang menang bukan kalah.

“What’s On your Mind?” Tanya Facebook

Pada detik itu, saya mulai mengetik hal yang ada dalam pikiran :
“YANG IDEALIS MINGGIR DARI PANGGUNG, PANGGUNG INI TIDAK COCOK UNTUK ORANG JENIS KALIAN.... Yang akan terjadi hanyalah Pengeroyokan dari Mereka yang terbiasa Kaya, yang terbiasa Kuat, yang terancam oleh kebijakan si Idealis.”

Tapi entah mengapa saat itu saya urungkan status itu untuk jadi Konsumsi publik... Cukuplah untuk diri sendiri, sambil dongkol dalam hati.

Tetapi Ternyata Saya salah......

Si Idealis itu alias Si KAFIR itu, telah tercapai tujuannya.

Orang Jakarta (setidaknya 2,3 Juta orang yang mencoblos fotonya di surat suara) dan Orang Luar Jakarta ( ....... Orang - belum tahu berapa jumlahnya) Menghargai  “Cara” Ahok selama bekerja, dan ini menjadi bahan untuk mengucapkan selamat. Sampai hari ini Bunga Papan sudah 4.000-an yang terkirim. Suatu hal yang mungkin baru pertama kali terjadi dalam sejarah bangsa ini.

AHOK BUKAN MENJADI CONTOH KALAU ORANG IDEALIS ITU TIDAK COCOK BERADA DALAM PEMERINTAHAN....

AHOK MENJADI INSPIRASI BAHWA ORANG YANG BENAR-BENAR IDEALIS MELAYANI RAKYAT, AKAN DI CINTAI OLEH RAKYAT ITU SENDIRI....

DAN INILAH TUJUAN AHOK YANG TELAH TERCAPAI : “MENGADMINISTRASI KEADILAN SOSIAL” 
dan mereka yang telah merasakan itu, kini berterima kasih kepadanya....
Sungguh seorang yang patut menjadi Contoh... 
kami nantikan Ahok-ahok lainnya yang muncul.... Baik “yang Kafir” maupun “yang tidak kafir” :)



Ketika nanti menjadi tulang-belulang

Written By HZH on Friday, March 31, 2017 | 3:48 AM

Suka tidak suka…
Mau tidak mau…
Cepat atau lambat…
Siap atau tidak…
Bagaimanapun caranya.....


Suatu waktu akan tiba ketika nafas terakhir berhembus.
Apa yang terjadi?

Ketika saat itu tiba, jantung  akan berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Dingin terasa di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.
Pada menit ke-0, Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.
Pada menit ke-1, Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
Pada menit ke-3, Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.
Pada menit ke-5, Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.
Pada menit ke-9, Penghubung ke otak mulai mati.
Pada Jam ke-1  sampai jam ke-4,  otot kaku (Rigor Mortis) dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.
Pada jam ke-4 sampai jam ke-5, Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
Pada jam ke-6,  Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.
Pada jam ke-8, Suhu tubuh langsung menurun drastis.
Pada jam ke-24 sampai jam ke-72, Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.
Pada jam ke-36  sampai jam ke-48, Rigor Mortis berhenti, Tubuh akan selentur penari balerina.
Pada hari ke-3 sampai hari ke-5, Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
Pada hari ke-8 sampai hari ke 10, Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.
Pada beberapa minggu kemudian, Rambut, Kuku, Dan Gigi dengan mudahnya terlepas.
Pada Bulan ke-1, Kulit mulai mencair.
Pada tahun ke-1, Selain tulang-belulang tidak ada lagi yang akan tersisa dari tubuh.

Perasaan gentar menaungi hati ketika merenungkan seperti apakah menit ke-0 itu.
Bagaimanakah rasanya nanti.
Beribu pertanyaaan kemudian terlontar,  Yang paling dominan adalah: untuk apakah ada di sini? Dan kesan apakah yang akan tertinggal dari sesama spesies saat tahu?
Ahh......
Harus memperbaiki diri....
Saat itu datang, semoga mereka merasa telah kehilangan seseorang yang baik.
Hmmmm.....
Teringat sebuah kalimat : memang baik menjadi orang penting, tetapi terlebih penting menjadi orang baik.
Menjadi orang baik harus jadi tujuan....
Mari menuju?

Sumber Gambar i.ytimg.com
Sumber data : liveworldegg.blogspot.co.id


Om... “Nya’ ‘Da Ontak” Om... (Catatan Demo Angkot 23 Maret)

Written By HZH on Thursday, March 23, 2017 | 1:51 AM

sumber foto: Manado.tribunnews.com


Kemarin ada beberapa yang share di media Sosial beberapa foto. Kelihatannya Rapat beberapa orang (mungkin ketua-ketua Basis) yang  intinya akan ada Demonstrasi Mikro (Sebutan untuk angkutan kota di Manado) pada hari ini. Para sopir tidak akan “mancari” (baca : Narik angkot) karena merasa keberatan akan kehadiran dari Gojek, Gokar dan Taksi Gelap. Berikut Pengalaman saya Pribadi pada hari ini berkaitan dengan hal di atas.

Hari ini rencananya mau ke luar kota menggunakan angkot mengambil mobil pribadi yang dititipkan di rumah kerabat. Sampai di pinggir jalan tempat biasa menunggu angkot lewat, banyak orang yang menunggu plus ada Bapak-bapak dari DLLAJ. “lebe bae trus jo pake ngana pe motor, ni hari dorang ba demo termasuk yang jalur luar kota” (Lanjut jalan saja pake Motor kamu, hari ini sopir mogok termasuk yang ke luar kota) kata salah satu petugas tersebut. Dan apa boleh buat, usul diterima. Walau pasti nanti pegal pinggang menempuh perjalanan yang agak jauh apalagi ada muatan boncengan tambahan, si Andri yang nanti akan membawa pulang motor.

Sepanjang jalan, banyak terlihat penumpang yang terlantar. Banyak yang  akhirnya memilih naik Ojek konvensional (Sebut saja begitu untuk membedakan dengan Gojek). Sepertinya Ojek Konvensional hari ini “Panen Raya” walau herannya ojek jenis ini tidak termasuk yang ditolak para pendemo, padahal punya sistem operasi yang hampir sama dengan gojek. Mereka hanya tidak punya tarif standart berdasarkan Km tetapi berdasarkan “Feeling” dan “Nego di tempat” dan mereka tidak punya standart penilaian setelah selesai bertugas, tidak seperti Gojek yang pengguna jasanya bisa memberi nilai 5 bintang kalau merasa pelayanan driver gojek bagus sekali ataupun nilai 1 bintang kalau sebaliknya. 

Singkat kata singkat cerita, kembali ke Manado dengan mobil pribadi. Singkat kata dan singkat cerita juga dengan semua perasaan, kata hati, dan sejenisnya. Saya akhirnya menepikan mobil ketika ada seorang asing yang nampaknya mahasiswa melambaikan tangan. Teringat bagaimana rasanya jadi mahasiwa dulu dengan berbagai kekurangan sumber daya tetapi harus banyak berjuang menghadapi banyak persoalan dari dosen killer, Tugas bertumpuk, KKN, Skripsi, dll... hmmmmm... Singkatnya saya mempersilahkan mahasiswa tersebut menumpang plus dua  ibu-ibu dan satu bapak yang punya tujuan ke Manado.

Tiba- tiba.....

Sebuah Mobil Angkot Menghampiri kami. Muka garang diperlihatkan sang sopir kemudian membentak. “Kase turung ato sampe Manado pica ngana pe oto, kita SMS ngana pe DB skarang pa dorang” (turunkan penumpang atau sampai di Manado kaca mobil kamu akan pecah. Saya sms pelat nomor kamu ke mereka sekarang).

“Mereka ini saudara-saudara saya pak (sambil ingat ada syair lagu : dalam Tuhan, kita bersaudara. Dalam Tuhan, kita bersaudara)” silahkan anda demonstrasi tetapi apakah wajar anda mengurusi para penumpang yang anda tolak untuk layani? Ini kan seperti ada mantan yang melarang mantan pacarnya untuk didekati orang lain padahal dulu dia yang memutuskan cinta. (LOL). 

Sepanjang jalan para penumpang saya terlibat diskusi hangat, padahal baru saja bertemu pada hari itu. Berikut hal-hal yang mereka sampaikan.

Taksi Gelap & Ojek Konvensional
Sejak bertahun-tahun lalu, 2 hal ini sudah ada dan kelihatannya tidak ada gesekan. Coba kunjungi TKB di pusat kota Dari ujung ke ujung berjejer taksi gelap dengan sistem “carter harian/minggu/bulan”  kemudian ke depan-depan lorong di jalan utama, kita akan menemukan pangkalan-pangkalan ojek yang hampir semua memanfaatkan daerah manfaat jalan (di atas drainase, bahu jalan, dll) yang jelas-jelas melanggar. Apakah dengan kehadiran mereka orang tidak mau lagi naik angkot? Jelas tidak. Taksi gelap hanya di carter saat-saat tertentu saja (Ibu ke dua bilang : “waktu ada pengucapan di langowan, jadi pulang kampung, sedangkan sehari-hari menggunakan Angkot. Ojek digunakan untuk jarak dekat saja yang tidak ada layanan Mikrolet dari depan lorong sampe ke dalam perumahan. Lalu mengapa sekarang Gojek menjadi masalah?).

Low IQ
Si mahasiswa kemudian menyimpulkan :kalau naik gojek biaya dari Manado ke sini hampir 50 Ribu, sedangkan kalau naik angkot tidak lebih dari 10 ribu. Apakah logis kami lebih memilih gojek daripada angkot? Apakah om-om sopir nda bisa hitung? Serendah itukah IQnya sampai tidak bisa hitung, dan menyusahkan kami orang yang susah. Dan ternyata ada patroli untuk “Sweaping” layaknya ormas-ormas radikal untuk penumpang yang berhasil cari jalan keluar. Wajar kalau ada kendaraan pribadi yang memanfaatkan situasi apalagi ada yang berbaik hati memberikan tumpangan gratis. Siapa suruh mereka mogok. 

Om... “Nya’ ‘Da Ontak” Om...
Om... “tidak ada otak” om... kata si ibu 1 marah ketika angkot yang mencegat kami sudah agak jauh (:D “berani dibelakang ternyata...”) “kita sumpah pa ngana.... semoga ngana pe bini anak ada saki kong pas dola oto, nya dapa oto supaya ngana rasa...” (saya mengutuk kamu.. semoga waktu istri anakmu sakit lalu waktu di pinngir jalan minta pertolongan tumpangan, tidak ada mobil yang memberikan, dan kamu rasakan itu). “Di Mana ngoni pe hati..?” (di mana hati kalian?)

Anda setuju dengan para penumpang saya? :D

Supaya Windows 7 Tidak Sleep Ketika Komputer ditinggalkan

Jika kita mengedit video, maka Merender Hasil Perkerjaan kita adalah sebuah proses yang memakan waktu, Bisa berjam-jam bahkan. Karena itu biasanya selama proses render berlangsung maka komputer dibiarkan saja menyala dengan harapan beberapa jam kemudian proses render selesai.

Tetapi bagi kita yang menggunakan laptop dengan sistem operasi windows 7 (atau Vista) tanpa merubah setting Sleep di power option, maka setelah 10 menit, computer akan sleep otomatis dan tujuan merender tidak akan selesai.

Berikut langkah-langkah merubah setting sleep di windows 7.

  1. buka Control Panel, kemudian klik System and Security. Pada bagian Power Options pilih Change when the computer sleeps.
  2. pada bagian Put the computer to sleep, pilih waktu yang dikehendaki.  Jika kita ingin komputer tidak sleep sampai kapanpun jika dibiarkan, maka pilih Never. 




Tampilkan Thumbail Video dari Youtube

Written By HZH on Saturday, March 18, 2017 | 3:43 AM

Langkah Pertama, masuk ke Youtube.com dan pilih video yang akan kita masukan dalam postingan di Blog. Klik Share kemudian Klik Embed. Copy Scripnya dan paste ke Halaman Compose new Posting tetapi pada mode HTML.

Contohnya :
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/QOdjN3cPQAs" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

Kemudian tambahkan Scrip berikut sesudah scrip di atas.
<img border="0" height="0" width="0" src="http://i2.ytimg.com/vi/kode seri video/0.jpg" />


Kode Video Seri diganti dengan Tulisan Merah di script pertama.


Scrip Recent Post pada Blogspot


Berikut adalah Script yang saya gunakan di weblog ini, untuk Postingan terakhir (Recent Document) yang sumbernya dari http://helplogger.blogspot.co.id/2014/11/5-cool-recent-post-widgets-for-blogger.html



<div class="recentpoststyle">
<script type="text/javascript">
function showlatestposts(e){for(var t=0;t<posts_no;t++){var r,s=e.feed.entry[t],n=s.title.$t;if(t==e.feed.entry.length)break;for(var a=0;a<s.link.length;a++)if("alternate"==s.link[a].rel){r=s.link[a].href;break}n=n.link(r);var i="... read more";i=i.link(r);var l=s.published.$t,o=l.substring(0,4),u=l.substring(5,7),c=l.substring(8,10),m=new Array;if(m[1]="Jan",m[2]="Feb",m[3]="Mar",m[4]="Apr",m[5]="May",m[6]="Jun",m[7]="Jul",m[8]="Aug",m[9]="Sep",m[10]="Oct",m[11]="Nov",m[12]="Dec","content"in s)var d=s.content.$t;else if("summary"in s)var d=s.summary.$t;else var d="";var v=/<\S[^>]*>/g;if(d=d.replace(v,""),document.write('<li class="recent-post-title">'),document.write(n),document.write('</li><div class="recent-post-summ">'),1==post_summary)if(d.length<summary_chars)document.write(d);else{d=d.substring(0,summary_chars);var f=d.lastIndexOf(" ");d=d.substring(0,f),document.write(d+" "+i)}document.write("</div>"),1==posts_date&&document.write('<div class="post-date">'+m[parseInt(u,10)]+" "+c+" "+o+"</div>")}}
</script>
<script type="text/javascript">
var posts_no = 5;var posts_date = true;var post_summary = true;var summary_chars = 80;</script>
<script src="/feeds/posts/default?orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=showlatestposts">
</script><a style="font-size: 9px; color: #CECECE;margin-top:10px;" href="http://helplogger.blogspot.com/2014/11/5-cool-recent-post-widgets-for-blogger.html" rel="nofollow">Recent Posts Widget</a>
<noscript>Your browser does not support JavaScript!</noscript>
<style type="text/css">
.recentpoststyle {counter-reset: countposts;list-style-type: none;}
.recentpoststyle a {text-decoration: none;color: #49A8D1;}
.recentpoststyle a:hover {color: #000;}
.recentpoststyle li:before {content: counter(countposts,decimal);counter-increment: countposts;float: left;z-index: 1;position:relative;font-size: 15px;font-weight: bold;color:#fff;background:#69B7E2; margin:13px 5px 0px -6px;line-height:30px;width:30px;height:30px;text-align:center;-webkit-border-radius:50%;-moz-border-radius:50%;border-radius:50%;}li.recent-post-title{margin-bottom: 5px;padding: 0;}
.recent-post-title a {color: #444;text-decoration: none;font: bold 13px "Avant Garde",Avantgarde,"Century Gothic",CenturyGothic,AppleGothic,sans-serif;}
.post-date {font-size: 11px;color: #999;margin:5px 0px 15px 32px;}
.recent-post-summ {border-left:1px solid #69B7E2; color: #777; padding: 0px 5px 0px 20px; margin-left: 10px; font: 15px Garamond,Baskerville,"Baskerville Old Face","Hoefler Text","Times New Roman",serif;}
</style></div>

Nomor Telepon Penting

Written By HZH on Saturday, March 26, 2016 | 6:37 PM


Harian komentar saya perhatikan selalu memuat nomor-nomor telepon penting. Dan seperti foto hari ini, ditulis daftar nomor telepon rumah sakit di Manado.

Mengapa nomor telepon rumah sakit termasuk dalam kategori nomor yang penting? Alasan yang paling masuk akal menurut pemikiran saya : "Rumah sakit itu sediakan layanan untuk menolong orang-orang yang sedang tidak berada di rumah sakit. Ambulance rumah sakit setidaknya bisa menjemput calon pasien yang dalam keadaan darurat yang tidak bisa datang sendiri ke rumah sakit."

Tapi apa memang begitu? 
Saya coba menelpon ingin menanyakan hal ini. Saya coba telepon semua nomor kecuali unit transfusi darah. Berikut laporan singkatnya.

Yang mengangkat telepon : 
Rs. Pancaran kasih. 
Jawaban : sepertinya bisa pak, cuma saat ini ambilance sedang tidak berada di tempat. Kalau bisa datang sendiri.
Rs. Advent.
Jawaban : ambulance sedang tidak ada. Datang saja langsung.
Rs. Permata bunda
Jawaban : boleh sih pak asal memang mau di rawat di rumah sakit ini.
Tanya : ada biaya? Berapa kalo harus bayar?
Jawaban : tunggu pak, saya coba tanya.

Kesimpulan.

1. Sepertinya memang belum ada sistem layanan call center 24 jam di semua rumah sakit di manado. Ataupun kalau ada, luput dari postingan harian komentar. Semua nomor telepon RS. Pemerintah tidak mengangkat. Mungkin karena hari ini bukan termasuk hari kerja atau jam kerja. Mungkin telepon tersebut berada di bagian administrasi bukan bagian emergency.

2. Sepertinya memang sistem penanganan keadaan "darurat sakit" kita di Manado sudah seperti ini sejak dulu : "kalau sakit, datang cepat-cepat saja ke rumah sakit." Bukan "kalau sedang dalam keadaan darurat sakit, telepon saja ke rumah sakit nanti mereka datang."

Pertanyaan. Mohon pencerahan oleh teman2 facebooker:

1. Apakah no. Telepon rumah sakit cocok masuk kategori no. Telepon penting? Kalau misalnya tiba2 kena serangan jantung, sepertinya tipis peluang akan dijemput ambulance dari rumah sakit untuk di berikan pertolongan. Apakah lebih cocok diposting saja daftar no telepon rental mobil per kecamatan yang sewaktu2 bisa dimintakan jasa mengantar orang sakit ke rumah sakit.

2. Apakah memang layanan jemput pasien darurat itu tidak perlu? Atau mungkin karena orang manado semua sudah punya kendaraan pribadi yg kalau terjadi keadaan darurat bisa di gunakan? Atau apakah ini salah satu alasan orang orang membeli kendaraan pribadi?

3. Apakah belum waktunya, negara/provinsi/kota kita mempunyai layanan call center seperti "911" di usa. Agar supaya warga yang mengalami keadaan darurat (keamanan, kesehatan, kebakaran, dll) bisa menghubungi dan mendapat pertolongan sesegera mungkin?

Hmmmmm........

original posting di link ini

Menampilkan Video Youtube di Blogger

Written By HZH on Tuesday, March 17, 2015 | 9:53 PM

Masuk ke halaman video Youtube yang ingin anda tampilkan ke blog.

Klik kanan dan klik : "get embed code"


Copy Code tersebut

Paste ke Compose posting (pilih yang versi HTML)



Save / Publish

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. My CORAT CORET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger