Home » » Ketika nanti menjadi tulang-belulang

Ketika nanti menjadi tulang-belulang

Written By HZH on Friday, March 31, 2017 | 3:48 AM

Suka tidak suka…
Mau tidak mau…
Cepat atau lambat…
Siap atau tidak…
Bagaimanapun caranya.....


Suatu waktu akan tiba ketika nafas terakhir berhembus.
Apa yang terjadi?

Ketika saat itu tiba, jantung  akan berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Dingin terasa di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.
Pada menit ke-0, Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.
Pada menit ke-1, Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
Pada menit ke-3, Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.
Pada menit ke-5, Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.
Pada menit ke-9, Penghubung ke otak mulai mati.
Pada Jam ke-1  sampai jam ke-4,  otot kaku (Rigor Mortis) dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.
Pada jam ke-4 sampai jam ke-5, Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
Pada jam ke-6,  Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.
Pada jam ke-8, Suhu tubuh langsung menurun drastis.
Pada jam ke-24 sampai jam ke-72, Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.
Pada jam ke-36  sampai jam ke-48, Rigor Mortis berhenti, Tubuh akan selentur penari balerina.
Pada hari ke-3 sampai hari ke-5, Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
Pada hari ke-8 sampai hari ke 10, Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.
Pada beberapa minggu kemudian, Rambut, Kuku, Dan Gigi dengan mudahnya terlepas.
Pada Bulan ke-1, Kulit mulai mencair.
Pada tahun ke-1, Selain tulang-belulang tidak ada lagi yang akan tersisa dari tubuh.

Perasaan gentar menaungi hati ketika merenungkan seperti apakah menit ke-0 itu.
Bagaimanakah rasanya nanti.
Beribu pertanyaaan kemudian terlontar,  Yang paling dominan adalah: untuk apakah ada di sini? Dan kesan apakah yang akan tertinggal dari sesama spesies saat tahu?
Ahh......
Harus memperbaiki diri....
Saat itu datang, semoga mereka merasa telah kehilangan seseorang yang baik.
Hmmmm.....
Teringat sebuah kalimat : memang baik menjadi orang penting, tetapi terlebih penting menjadi orang baik.
Menjadi orang baik harus jadi tujuan....
Mari menuju?

Sumber Gambar i.ytimg.com
Sumber data : liveworldegg.blogspot.co.id


Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. My CORAT CORET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger